Tampilkan postingan dengan label Power Point. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Power Point. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 April 2017

0 PPT Fungsi Lembaga Sosial Mahasiswa

LEMBAGA SOSIAL

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah lepas dari lembaga sosial baik itu, keluarga, agama, hukum, ekonomi, politik, maupun masyarakat. Menurut Koentjaraningrat (1990) pengertian lembaga social secara umum adalah sistem tata kelakuan dengan hubungan yang berpusat kepada kegiatan-kegiatan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan, khususnya kebutuhan hidup bermasyarakat.

Untuk fungsi dari lembaga social baik secara umum maupun lembaga social mahasiswa telah kami sajikan dalam bentuk powerpoint.


Silahkan untuk download disini

Jumat, 28 Oktober 2016

0 POWER POINT PSIKOLOGI UMUM TENTANG EMOSI

EMOSI

      Emosi secara bahasa adalah bergerak keluar sedangkan menurut istilah emosi adalah sutu konsep yang sangat majemuk sehingga tidak ada satupun definisi yang diterima secara universal. Emosi sebagai reaksi penilaian (positif/negatif) yang kompleks dari sistem syaraf seseorang terhadap rangsangan dari luar atau dari dalam dirinya sendiri. Contoh : gembira, bahagia, terkejut, benci.
      Perasaan dan emosi merupakan suatu kelangsungan kualitatif yang tidak jelas batasannya, sehingga perbedaan antara keduanya tidak bisa dijelskan secara tegas.
Komponen emosi :
1. Respon tubuh internal, terutama yang melibatkan sistem saraf otonomik.
2. Keyakinan atau penilaian kognitif bahwa telah terjadi keadaan positif atau negatif tertentu.
3. Ekspresi wajah.
4. Reaksi terhadap emosi. 

Untuk pptx-nya silahkan download di bawah ini :
1. Versi 1
2. Versi 2

0 POWER POINT PSIKOLOGI UMUM TENTANG EMOSI DAN KECERDASAN EMOSI

Emosi
Kata emosi berasal dari bahasa Prancis emotion, dari kata emouvoir, yang berarti kegembiraan. Selain itu emosi juga berasal dari bahasa Latin emovere yang berarti “luar” dan movere yang berarti “bergerak”. Lahey (2003) mengatakan emosi merupakan suatu hal yang dihasilkan oleh fisiologis yang menyebabkan munculnya reaksi emosi. Reaksi ini tidak dapat dibaca namun hanya dapat dilihat dari ekspresinya dan perilaku saja.
Menurut Prezz dalam Syukur (2011) emosi merupakan reaksi tubuh saat menghadapi situasi tertentu. Sifat dan intensitas emosi sangat berkaitan erat dengan aktivitas kognitif (berfikir) manusia sebagai hasil persepsi terhadap situasi yang dialaminya. Reaksi manusia terhadap hadirnya emosi, disadari atau tidak memiliki dampak yang bersifat membangun atau merusak. Dengan demikian bisa dikatakan emosi tidak hanya merupakan reaksi terhadap kondisi diri sendiri maupun luar diri sendiri, tetapi juga upaya pencapaian ke arah pembentukan diri menuju hidup yang transendental (spiritual). Sementara itu, menurut Lazarus (dalam Gross, 2002) menyatakan bahwa emotions represent the ‘wisdom of the ages” – emosi-emosi mengambarkan “kebijaksanaan usia”, membutuhkan respon-respon yang telah teruji waktu terhadap masalah-masalah adaptif yang berulang. Hal yang penting, bagaimanapun, emosi-emosi tidak memaksa kita untuk berespon dalam suatu cara  tertentu, emosi-emosi hanya membuat kita lebih berkemungkinan untuk mengambil tindakan tertentu. Hal inilah yang membuat kita mampu untuk mengatur emosi kita. Saat merasa takut, kita bisa saja lari, namun tidak selalu akan berlari. Saat marah, kita bisa saja menghantam sesuatu, tetapi juga tidak selalu. Bagaimana kita meregulasi emosi kita merupakan suatu persoalan dari bagaimana kesejahteraan (well-being) tidak mungkin dipisahkan dari kaitannya dengan emosi kita.
Menurut Frijda (dalam Nyklicek, Vingerhoets, Zeelenberg, 2011) emosi adalah fenomena dasar dari fungsi manusia, secara normalnya memiliki nilai adaptif untuk meningkatkan keefektifan kita dalam hal mencapai tujuan kita dalam arti yang lebih luas. Pada level antar individu, emosi membantu menginformasikan kepada orang lain mengenai emosi yang mendasari dan maksud suatu perilaku. Pertukaran informasi antar masing-masing orang merupakan hal yang penting bagi suatu hubungan antar manusia, hal yang menentukan dari kesejahteraan sosial dan psikologis. Selain itu juga berfungsi sebagai intrapersonal atau hubungan dengan dirinya sendiri. Seperti dalam hal memperoleh insight kedalam nilai personal seseorang yang penting untuk mengambil suatu keputusan.
Berdasarkan dari berbagai definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa emosi adalah respon kognitif, perasaan, dan perilaku yang muncul akibat stimulus tertentu.

Untuk powerpoint-nya silahkan download disini

Kamis, 26 Maret 2015

0 Power Point Islam Dan Jaringan Perdagangan Antar Pulau

berikut power point untuk presentasi di depan kelas tentang Islam Dan Jaringan Perdagangan Antar Pulau















untuk mendownloadnya silahkan klik di sini
 

INDAHNYA BERBAGI™ Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates